Kapan terakhir kali ketemu HP 5G di bawah Rp 5 juta yang masih punya jack audio 3,5 mm? Kebanyakan orang akan kesulitan menjawab — karena memang jarang.
Motorola Moto G37 resmi diperkenalkan ke pasar global pada Rabu, 29 April 2026. Posisinya jelas: model paling terjangkau di lini Moto G Series tahun ini, sekaligus salah satu dari segelintir HP 5G entry-level yang masih mempertahankan port audio lawas itu. pemdessumurgede.id merangkum semua yang perlu diketahui — dari spesifikasi lengkap, estimasi harga, sampai apakah ponsel ini layak masuk daftar belanja.
Satu hal perlu diluruskan sejak awal: beberapa laporan menyebut layarnya Full HD+. Berdasarkan data GSMArena per 1 Mei 2026, resolusi Moto G37 adalah HD+ 720×1604 piksel — bukan 1080p. Detail ini penting sebelum memutuskan.
Apa Itu Moto G37 dan Kenapa Ramai Dibicarakan

Moto G37 adalah penerus langsung Moto G35 5G yang sebelumnya cukup laku di segmen entry-level. Motorola memposisikannya bukan sebagai HP gaming, bukan mid-range — tapi HP harian yang bisa konek 5G tanpa bikin rekening jebol.
Yang membuatnya ramai bukan cuma soal harganya. Kombinasi jack audio fisik, sertifikasi MIL-STD-810H, Android 16 langsung dari kotak, NFC, plus Dolby Atmos — itu paket yang jarang ketemu sekaligus di satu perangkat di kelas ini.
Posisi G37 di Lini Moto G Series 2026
Lini Moto G Series 2026 terbagi dalam beberapa tingkatan. G37 duduk di posisi paling bawah sebagai model paling terjangkau.
Di atasnya ada Moto G37 Power (baterai 7.000 mAh), Moto G47, Moto G Stylus 2026 dengan pena digital berdukungan AI, hingga jajaran Razr 70 series yang masuk segmen flagship lipat. G37 standar sengaja dirancang untuk konsumen yang butuh 5G fungsional tanpa fitur-fitur premium yang menaikkan harga.
Jack Audio 3,5 mm di HP 5G — Kenapa Ini Langka
Sejak modem 5G masuk segmen entry-level, mayoritas produsen mulai mengorbankan jack audio untuk menghemat ruang internal. Komponen 5G butuh real estate PCB lebih besar dibanding 4G — dan colokan 3,5 mm seringkali jadi korban pertama.
Galang Wicaksono, yang sudah menguji lebih dari 30 ponsel budget selama dua tahun terakhir, sering mencatat pola yang sama: pengguna entry-level justru mayoritas masih pakai headset kabel. “Bukan soal selera — tapi karena earbuds wireless itu pengeluaran ekstra yang tidak semua orang siapkan,” catatnya. Moto G37 menjawab kebutuhan itu secara langsung, lengkap dengan speaker stereo Dolby Atmos sebagai bonus.
Spesifikasi Lengkap Motorola Moto G37
Layar 6,67 Inci 120Hz dengan Gorilla Glass 7i
Moto G37 hadir dengan layar IPS LCD 6,67 inci, refresh rate 120Hz, kecerahan puncak 1.000 nits. Satu catatan penting: resolusinya HD+ 720×1604 piksel — bukan Full HD+.
Di layar 6,67 inci, resolusi 720p akan terlihat kurang tajam jika dibandingkan kompetitor FHD+ di harga serupa. Tapi 120Hz-nya nyata, dan kecerahan 1.000 nits membuatnya tetap terbaca di bawah sinar matahari. Gorilla Glass 7i menambah proteksi terhadap goresan harian.
Chipset Dimensity 6300 dan Performa RAM Boost 12 GB
Dapur pacu G37 diisi MediaTek Dimensity 6300 — fabrikasi 6 nm dengan clock speed maksimal 2,4 GHz. Cukup untuk scrolling, streaming, dan gaming ringan seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile di setting medium.
RAM fisik 4 GB LPDDR4X bisa diperluas virtual hingga total 12 GB lewat fitur RAM Boost. Berguna untuk multitasking ringan, tapi tidak bisa diandalkan sebagai pengganti RAM fisik untuk beban berat. Dan ya — untuk HP kelas ini, ekspektasi yang realistis adalah kunci.
Kamera 50 MP dengan Quad-Pixel Binning
Angka 50 MP di spesifikasi bisa menyesatkan jika tidak dipahami cara kerjanya. Moto G37 menggabungkan empat piksel kecil menjadi satu piksel besar berukuran efektif 12,5 MP lewat teknologi quad-pixel binning — hasilnya lebih terang dan detail di kondisi cahaya rendah dibanding sensor 50 MP tanpa binning.
Apertur f/1.8 membantu masuknya cahaya lebih banyak, dan PDAF mempercepat fokus. Untuk foto harian — makanan, jalanan, foto keluarga — performanya cukup layak. Kamera depan 8 MP standar untuk kelas ini.
Baterai 5.200 mAh dan Ketahanan IP64 MIL-STD-810H
Kapasitas 5.200 mAh dengan chipset hemat daya 6 nm memberi daya tahan yang solid. Pengisian 18W bukan yang tercepat di kelasnya, tapi cukup untuk isi ulang semalaman tanpa masalah.
Sertifikasi IP64 berarti tahan percikan air dari segala arah — bukan berarti bisa direndam. MIL-STD-810H adalah standar ketahanan militer Amerika yang diuji terhadap guncangan, debu, kelembaban, dan suhu ekstrem. Untuk pemakaian outdoor kasual atau profesi lapangan, kombinasi ini relevan.
Berapa Harga Moto G37 di Indonesia
Motorola belum mengumumkan harga resmi Moto G37 per tanggal artikel ini ditulis. Ketersediaan untuk pasar Indonesia pun belum dikonfirmasi.
Estimasi Harga Berdasarkan Pendahulunya Moto G35 5G
Moto G35 5G dijual di Eropa mulai €199 atau sekitar Rp 4 juta. Motorola memperkirakan G37 dibanderol sekitar 25 persen lebih tinggi dari angka itu, menempatkan estimasi harga Eropa di kisaran €249 atau setara Rp 5 juta.
Perlu diingat, harga Eropa selalu lebih mahal karena beban pajak dan distribusi yang berbeda. Jika masuk Indonesia secara resmi, perkiraan harganya bisa berada di kisaran Rp 3,5 juta–Rp 4,5 juta — tergantung kebijakan importir dan pilihan varian storage. Sebagai titik pembanding, Poco C81 Pro yang juga baru diluncurkan di segmen serupa sudah tersedia dengan harga lebih kompetitif, dan bisa menjadi acuan langsung jika G37 akhirnya masuk pasar lokal.
Kelebihan dan Kekurangan Moto G37
| ✅ Kelebihan | ⚠️ Kekurangan |
|---|---|
| Jack audio 3,5 mm langka di HP 5G | Layar HD+ bukan FHD+ — kurang tajam di ukuran 6,67″ |
| Android 16 langsung dari kotak | USB-C 2.0 — transfer data lambat |
| MIL-STD-810H + IP64 di harga entry | Belum ada kepastian masuk Indonesia |
| NFC, FM Radio, Dolby Atmos sekaligus | RAM fisik hanya 4 GB |
| Baterai 5.200 mAh, chipset 6 nm efisien | Pengisian 18W — tidak ada fast charging agresif |
| 120Hz + 1.000 nits di segmen entry | Kamera hanya 1 lensa utama, tidak ada ultrawide |
Layak Dibeli atau Tunggu Dulu
Jika prioritasnya adalah HP 5G harian yang tahan outdoor, punya jack audio untuk headset kabel, berjalan Android 16, dan dilengkapi NFC — Moto G37 punya argumen yang solid. Resolusi HD+ memang kekurangan yang nyata untuk layar 6,67 inci, tapi selebihnya paketnya kompetitif untuk kelasnya.
Masalahnya ada di distribusi. Belum ada konfirmasi resmi apakah Moto G37 akan masuk Indonesia — dan membeli lewat importir non-resmi berarti menanggung risiko garansi sendiri. Pantau situs resmi Motorola Indonesia atau distributor resminya dalam 1–2 bulan ke depan.
Untuk hp kamera terbaik 2026 di berbagai segmen harga yang sudah tersedia di Indonesia, ada daftar lengkap berdasarkan skor DxOMark yang bisa dijadikan acuan sambil menunggu G37 masuk resmi.
Disclaimer: Informasi spesifikasi dan estimasi harga bersumber dari data global per 1 Mei 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan pabrikan. Harga Indonesia belum dikonfirmasi resmi. Fitur dan ketersediaan produk dapat berbeda di tiap pasar. Verifikasi ke situs resmi Motorola Indonesia sebelum membeli.
Moto G37 bukan ponsel sempurna — resolusi HD+ di layar 6,67 inci dan USB-C 2.0 adalah kompromi nyata. Tapi untuk kelas harganya, kombinasi 5G + jack audio + Android 16 + MIL-STD-810H + NFC dalam satu perangkat itu tidak mudah ditemukan.
Pantau terus perkembangan ketersediaannya di Indonesia. Jika akhirnya masuk resmi, G37 berpotensi jadi salah satu opsi entry-level 5G paling lengkap di segmennya tahun ini.
FAQ
Galang Wicaksono, S.T adalah Editor Digital pemdessumurgede.id yang fokus pada liputan teknologi, aplikasi finansial, pinjol, dan gadget. Dengan latar belakang Teknik Informatika dan pengalaman menguji 30+ aplikasi secara independen, ia hadir untuk membantu pembaca membuat keputusan digital yang lebih cerdas.



