Beranda » Berita Nasional

Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Semua Plafon dan Tenor, Cek Cicilan Terbaru di Sini!

Mencari modal usaha dengan bunga rendah dan proses mudah? (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) bisa jadi solusi tepat. Program ini memang dirancang khusus untuk mendukung pelaku , Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa berkembang. Banyak yang bilang, ini jadi jembatan emas buat para pengusaha lokal.

Nah, bagi yang sedang mempertimbangkan untuk mengajukan KUR BRI, tentu penasaran berapa sih perkiraan cicilan yang harus dibayar setiap bulannya? Apalagi kalau sudah punya gambaran plafon dan tenor yang diinginkan. Artikel ini akan mengupas tuntas simulasi tabel angsuran KUR BRI 2026 untuk berbagai plafon dan tenor, lengkap dengan informasi terbaru yang perlu diketahui.

Daftar Isi

Mengapa KUR BRI Menjadi Pilihan Favorit UMKM?

KUR BRI bukan sekadar pinjaman biasa, tapi sebuah program strategis pemerintah yang disalurkan melalui BRI untuk menggerakkan roda kerakyatan. Keunggulannya terletak pada suku bunga yang kompetitif dan persyaratan yang relatif ringan, menjadikannya akses yang sangat dinanti para pelaku UMKM.

Keunggulan Utama KUR BRI

Ada beberapa alasan mengapa KUR BRI begitu diminati. Pertama, suku bunganya yang subsidi membuat cicilan terasa lebih ringan di kantong. Kedua, proses pengajuan yang semakin dipermudah seiring perkembangan . Ketiga, BRI memiliki jaringan yang luas hingga pelosok negeri, memudahkan UMKM di berbagai daerah untuk mengakses layanan ini.

Jenis-jenis KUR BRI yang Perlu Diketahui

Sebelum menyelami tabel angsuran, ada baiknya memahami dulu jenis-jenis KUR BRI yang tersedia. Setiap jenis memiliki karakteristik dan batasan plafon yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha.

1. KUR Mikro BRI

Jenis KUR ini diperuntukkan bagi UMKM yang membutuhkan modal kerja dan investasi dengan plafon maksimal Rp50 juta. Biasanya, KUR Mikro menjadi pilihan populer bagi usaha-usaha kecil yang baru merintis atau ingin mengembangkan skala usahanya sedikit lebih besar.

2. KUR Kecil BRI

Bagi UMKM yang membutuhkan modal lebih besar, KUR Kecil BRI hadir dengan plafon pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta. Jenis ini cocok untuk usaha yang sudah lebih mapan dan memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, membutuhkan suntikan dana besar untuk ekspansi.

Baca Juga:  Cara Cek Angsuran KUR BRI 2026 Lewat BRImo, Website, dan Kantor Cabang

3. KUR Super Mikro BRI

Ini adalah jenis KUR dengan plafon paling kecil, yaitu maksimal Rp10 juta. Ditujukan untuk usaha sangat mikro yang baru memulai atau memiliki kebutuhan modal yang tidak terlalu besar. Seringkali, jenis ini menjadi pintu gerbang bagi masyarakat untuk memulai usaha secara mandiri.

4. KUR TKI BRI

KUR TKI BRI dirancang khusus untuk membantu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan berangkat ke luar negeri. Pinjaman ini digunakan untuk membiayai keberangkatan, meliputi biaya penempatan, pelatihan, dan kebutuhan lainnya, dengan plafon maksimal Rp25 juta.

5. KUR Khusus BRI

Jenis KUR ini ditujukan untuk kelompok usaha yang dikelola secara bersama, seperti kelompok tani, kelompok nelayan, atau kelompok usaha lainnya. Plafonnya bisa mencapai Rp500 juta, disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi pengembangan kelompok usaha tersebut.

Simulasi Tabel Angsuran KUR BRI 2026: Berbagai Plafon dan Tenor

Setelah mengetahui jenis-jenis KUR, kini saatnya melihat simulasi angsuran. Perlu diingat, tabel ini adalah perkiraan dan bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan BRI atau pemerintah. Namun, setidaknya bisa memberikan gambaran awal yang cukup jelas.

Simulasi angsuran ini didasarkan pada suku bunga efektif yang berlaku saat ini, yaitu sekitar 6% per tahun untuk debitur pertama kali. Suku bunga bisa meningkat menjadi 7%, 8%, atau 9% untuk pengajuan kedua, ketiga, dan seterusnya.

Tabel Angsuran KUR Mikro BRI 2026 (Plafon Rp1 Juta – Rp50 Juta)

Berikut adalah perkiraan cicilan bulanan untuk KUR Mikro BRI dengan berbagai pilihan tenor.

Plafon Pinjaman Tenor 12 Bulan Tenor 18 Bulan Tenor 24 Bulan Tenor 36 Bulan Tenor 48 Bulan Tenor 60 Bulan
Rp1.000.000 Rp86.067 Rp58.236 Rp44.321 Rp30.422
Rp5.000.000 Rp430.332 Rp291.179 Rp221.603 Rp152.109
Rp10.000.000 Rp860.664 Rp582.358 Rp443.206 Rp304.218
Rp20.000.000 Rp1.721.329 Rp1.164.717 Rp886.412 Rp608.436
Rp30.000.000 Rp2.581.993 Rp1.747.075 Rp1.329.618 Rp912.654
Rp40.000.000 Rp3.442.658 Rp2.329.434 Rp1.772.824 Rp1.216.872
Rp50.000.000 Rp4.303.322 Rp2.911.792 Rp2.216.030 Rp1.521.090

Disclaimer: Angka di atas adalah estimasi dengan suku bunga 6% efektif per tahun. Angka sebenarnya bisa sedikit berbeda tergantung perhitungan bank dan kebijakan terbaru.

Tabel Angsuran KUR Kecil BRI 2026 (Plafon Rp50 Juta – Rp500 Juta)

Untuk pinjaman dengan plafon lebih besar, pilihan tenornya juga lebih panjang.

Plafon Pinjaman Tenor 12 Bulan Tenor 24 Bulan Tenor 36 Bulan Tenor 48 Bulan Tenor 60 Bulan
Rp50.000.000 Rp4.303.322 Rp2.216.030 Rp1.521.090 Rp1.166.425 Rp966.640
Rp100.000.000 Rp8.606.643 Rp4.432.060 Rp3.042.179 Rp2.332.850 Rp1.933.280
Rp200.000.000 Rp17.213.287 Rp8.864.120 Rp6.084.359 Rp4.665.700 Rp3.866.560
Rp300.000.000 Rp25.819.930 Rp13.296.180 Rp9.126.538 Rp6.998.550 Rp5.799.840
Rp400.000.000 Rp34.426.574 Rp17.728.240 Rp12.168.717 Rp9.331.400 Rp7.733.120
Rp500.000.000 Rp43.033.217 Rp22.160.300 Rp15.210.896 Rp11.664.250 Rp9.666.400

Disclaimer: Angka di atas adalah estimasi dengan suku bunga 6% efektif per tahun. Angka sebenarnya bisa sedikit berbeda tergantung perhitungan bank dan kebijakan terbaru.

Tabel Angsuran KUR Super Mikro BRI 2026 (Plafon Rp1 Juta – Rp10 Juta)

Untuk pinjaman dengan plafon kecil, tenor yang tersedia biasanya lebih pendek.

Plafon Pinjaman Tenor 12 Bulan Tenor 18 Bulan Tenor 24 Bulan Tenor 36 Bulan
Rp1.000.000 Rp86.067 Rp58.236 Rp44.321 Rp30.422
Rp2.000.000 Rp172.133 Rp116.472 Rp88.641 Rp60.844
Rp3.000.000 Rp258.200 Rp174.708 Rp132.962 Rp91.265
Rp4.000.000 Rp344.266 Rp232.943 Rp177.282 Rp121.687
Rp5.000.000 Rp430.332 Rp291.179 Rp221.603 Rp152.109
Rp6.000.000 Rp516.399 Rp349.415 Rp265.924 Rp182.531
Rp7.000.000 Rp602.466 Rp407.651 Rp310.244 Rp212.953
Rp8.000.000 Rp688.533 Rp465.886 Rp354.565 Rp243.374
Rp9.000.000 Rp774.599 Rp524.122 Rp398.885 Rp273.796
Rp10.000.000 Rp860.666 Rp582.358 Rp443.206 Rp304.218

Disclaimer: Angka di atas adalah estimasi dengan suku bunga 6% efektif per tahun. Angka sebenarnya bisa sedikit berbeda tergantung perhitungan bank dan kebijakan terbaru.

Syarat Pengajuan KUR BRI: Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Setelah melihat simulasi angsuran, mungkin jadi semakin semangat untuk mengajukan KUR BRI. Tapi, jangan lupa untuk menyiapkan syarat-syaratnya. Mempersiapkan dokumen dengan lengkap akan mempercepat proses pengajuan.

Baca Juga:  Cara Menghitung Pelunasan KUR BRI Sebelum Jatuh Tempo, Hemat Bunga atau Tidak?

Syarat Umum Pengajuan KUR BRI

Syarat-syarat ini berlaku secara umum untuk semua jenis KUR BRI, meskipun ada beberapa detail yang bisa berbeda tergantung jenisnya.

1. Usaha Produktif dan Layak

Calon debitur harus memiliki usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan. Usaha ini harus produktif, artinya menghasilkan barang atau jasa yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, usaha juga harus dianggap layak untuk dibiayai.

2. Tidak Sedang Menerima Kredit Lain

Salah satu syarat penting adalah calon debitur tidak sedang menerima kredit dari lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit. Ini untuk memastikan bahwa KUR benar-benar menjadi fasilitas pembiayaan utama bagi usaha.

3. Dokumen Identitas Diri

Siapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku, Kartu Keluarga (KK), dan Surat Nikah bagi yang sudah menikah. Dokumen-dokumen ini penting untuk verifikasi identitas.

4. Surat Izin Usaha

Calon debitur wajib memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha sejenis yang diterbitkan oleh instansi berwenang. Ini menunjukkan legalitas dan keberadaan usaha.

5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Untuk pinjaman di atas Rp50 juta, NPWP menjadi syarat wajib. Ini berkaitan dengan kepatuhan pajak dan pencatatan usaha.

Prosedur Pengajuan KUR BRI: Langkah Demi Langkah

Setelah semua syarat terpenuhi, langkah selanjutnya adalah proses pengajuan. BRI berusaha membuat proses ini semudah mungkin, bahkan bisa dilakukan secara online.

1. Kunjungi Unit BRI Terdekat atau Ajukan Online

Calon debitur bisa datang langsung ke kantor cabang atau unit BRI terdekat untuk mengajukan permohonan. Alternatifnya, BRI juga menyediakan layanan pengajuan KUR secara online melalui situs web resminya.

2. Isi Formulir Pengajuan

Baik secara offline maupun online, calon debitur akan diminta mengisi formulir pengajuan yang berisi data diri, data usaha, dan informasi pinjaman yang diinginkan. Pastikan mengisi dengan lengkap dan benar.

3. Lengkapi Dokumen Persyaratan

Serahkan semua dokumen yang telah disiapkan kepada petugas BRI. Jika pengajuan online, dokumen akan diunggah melalui sistem. Pastikan semua dokumen asli sudah disiapkan untuk verifikasi.

4. Proses Survei dan Analisis

Pihak BRI akan melakukan survei ke lokasi usaha calon debitur. Ini bertujuan untuk memverifikasi data yang diberikan, menilai kelayakan usaha, dan menganalisis kemampuan pembayaran. Proses ini bisa memakan waktu beberapa hari.

5. Persetujuan dan Pencairan Dana

Jika pengajuan disetujui, calon debitur akan dihubungi untuk proses penandatanganan akad kredit. Setelah itu, dana pinjaman akan dicairkan ke rekening. Biasanya, dana akan langsung masuk ke rekening BRI yang sudah dimiliki atau dibuka.

Tips Agar Pengajuan KUR BRI Cepat Disetujui

Meskipun prosesnya relatif mudah, ada beberapa tips yang bisa membantu agar pengajuan KUR BRI bisa lebih cepat disetujui.

1. Pastikan Usaha Sudah Berjalan Stabil

Bank akan lebih percaya pada usaha yang sudah memiliki rekam jejak. Usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan dan memiliki catatan transaksi yang baik akan lebih dipertimbangkan.

2. Siapkan Laporan Keuangan Sederhana

Meskipun tidak selalu diwajibkan untuk plafon kecil, memiliki catatan keuangan sederhana (pemasukan dan pengeluaran) akan sangat membantu. Ini menunjukkan bahwa pelaku usaha memiliki manajemen keuangan yang baik.

3. Jaga Riwayat Kredit yang Baik

Hindari memiliki tunggakan atau masalah pembayaran di pinjaman lain. yang bersih akan meningkatkan kepercayaan bank terhadap kemampuan pembayaran.

4. Jelaskan Rencana Penggunaan Dana dengan Jelas

Saat wawancara atau pengisian formulir, jelaskan secara rinci tujuan penggunaan dana KUR. Apakah untuk membeli bahan baku, menambah stok, atau mengembangkan fasilitas usaha. Rencana yang jelas menunjukkan keseriusan dan potensi keberhasilan usaha.

Baca Juga:  Bermasalah dengan BI Checking, Apakah Masih Bisa Ajukan KUR BRI? Ini Jawabannya!

5. Jalin Komunikasi yang Baik dengan Petugas Bank

Jangan ragu untuk bertanya jika ada hal yang tidak dimengerti. Komunikasi yang baik dengan petugas bank akan membantu kelancaran proses pengajuan.

FAQ Seputar KUR BRI

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan terkait KUR BRI.

Berapa suku bunga KUR BRI?

Suku BRI saat ini adalah 6% efektif per tahun untuk debitur yang baru pertama kali mengajukan. Suku bunga bisa meningkat menjadi 7%, 8%, atau 9% untuk pengajuan kedua, ketiga, dan seterusnya.

Bisakah mengajukan KUR BRI jika sudah punya pinjaman di bank lain?

Tidak bisa, kecuali pinjaman tersebut adalah kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit. KUR BRI ditujukan untuk pembiayaan usaha utama.

Apakah jaminan diperlukan untuk KUR BRI?

Untuk KUR Mikro dan KUR Super Mikro dengan plafon di bawah Rp50 juta, umumnya tidak diperlukan agunan tambahan. Namun, untuk KUR Kecil dengan plafon di atas Rp50 juta, agunan bisa menjadi persyaratan.

Berapa lama proses pengajuan KUR BRI?

Proses pengajuan KUR BRI bervariasi, biasanya memakan waktu 7 hingga 14 hari kerja, tergantung kelengkapan dokumen dan proses survei yang dilakukan pihak bank.

Apa saja jenis usaha yang bisa mengajukan KUR BRI?

Hampir semua jenis usaha produktif bisa mengajukan KUR BRI, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, industri pengolahan, hingga perdagangan dan jasa. Yang terpenting, usaha tersebut harus produktif dan layak.

Bagaimana jika usaha belum memiliki izin resmi?

Untuk KUR Super Mikro atau KUR Mikro, terkadang bisa menggunakan Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan atau desa. Namun, memiliki IUMK atau izin usaha lainnya akan sangat membantu proses persetujuan.

Apakah ada biaya administrasi atau provisi untuk KUR BRI?

Biasanya, KUR BRI tidak dikenakan biaya provisi. Namun, ada kemungkinan biaya administrasi yang kecil atau bahkan dibebaskan, tergantung kebijakan terbaru dari BRI. Disarankan untuk menanyakan langsung kepada petugas bank.

Bisakah mengajukan KUR secara online?

Ya, BRI menyediakan layanan pengajuan KUR secara online melalui situs web resmi mereka. Ini memudahkan calon debitur untuk mengajukan pinjaman tanpa harus datang ke kantor cabang.

Apa yang terjadi jika terlambat membayar angsuran?

Keterlambatan pembayaran angsuran akan dikenakan denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, riwayat kredit juga akan tercatat buruk di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, yang bisa mempersulit pengajuan pinjaman di masa mendatang.

Apakah KUR BRI bisa diajukan oleh karyawan yang punya usaha sampingan?

Bisa, selama usaha sampingan tersebut produktif, sudah berjalan minimal 6 bulan, dan memenuhi syarat lainnya. Namun, perlu dipastikan bahwa pendapatan dari usaha sampingan cukup untuk membayar cicilan.

Penutup

Memahami tabel angsuran KUR BRI adalah langkah awal yang cerdas sebelum mengajukan pinjaman. Dengan informasi ini, bisa lebih matang dalam merencanakan keuangan usaha dan memilih plafon serta tenor yang sesuai. Ingat, KUR BRI adalah fasilitas yang dirancang untuk membantu UMKM tumbuh, jadi manfaatkanlah sebaik mungkin. Jangan ragu untuk bertanya langsung ke unit BRI terdekat untuk informasi yang paling akurat dan terkini, karena kebijakan bisa berubah.

Suryadi Pranoto
Pemimpin Redaksi | Web |  + posts

Suryadi Pranoto, S.IP adalah Pemimpin Redaksi pemdessumurgede.id dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia jurnalistik. Ia fokus pada liputan bansos, kebijakan publik, dan ekonomi nasional — menyajikan informasi faktual yang berpihak pada masyarakat luas.